AGEA INDONESIA





Selamat datang di Panduanmarketiva.blogspot.com.

Kami adalah Introducing Broker yang ditunjuk oleh AGEA untuk wilayah Indonesia sejak tahun 2007. Kami telah berhasil membantu banyak trader forex yang ingin daftar di AGEA, Deposit AGEA, Withdraw AGEA dan bantuan lainnya.


AGEA adalah nama baru dari Marketiva, jadi jika anda baca artikel di website ini dan menemukan Marketiva artinya itu sama saja dengan AGEA.

Keuntungan trading forex di AGEA :
1. Bonus $5 cash, yang bisa langsung digunakan untuk live trading!
2. Bebas Komisi
3. Bebas Bunga (0% Overnight Interest)
4. Real Time Quotes, Charts and News
5. Bisa Hedging/Lock (lindung nilai)
6. Modal Bebas dan Tanpa Initial Deposit
7. Jarak (Spread) Sell/Buy yang rendah
8. Bisa Trailing Stop
9. Jarak Stop atau Limit kurang dari 2 pips
10. Tersedia fasilitas otomatis order maupun untuk manual order
11. Contract Size bebas dan fleksibel
12. Fasilitas Chat dan Diskusi online
13.Mudah digunakan dan tidak rumit
14. Free Trading Signals
15. Layanan Live Support 24 jam (support bahasa indonesia)
16. Legal dan Aman
Dan lain-lain...


Sebelum mendaftar, silahkan anda kirim email dulu ke panduanmarketiva@yahoo.com untuk mendapatkan kode kupon yang diperlukan untuk proses pendaftaran. Kami akan membimbing anda melaui email yang akan kami balas tersebut.

Informasi lebih lengkap mengenai forex bisa dilihat di Belajar Forex dan Broker Forex.



Faktor Yang Mempengaruhi GBP/USD (Cable)

Bank of England (BoE): BoE berjalan independen dalam mengatur kebijakan moneter untuk menciptakan stabilitas harga dan menyokong target pemerintah dalam menumbuhkan perekonomian dan tingkat pekerjaan. Tujuan stabilitas harga diciptakan pemerintah untuk memenuhi target inflasi, yang umumnya sebesar 2,5% pertumbuhan pada Retail Prices Index excluding mortgages (RPI-X). kemudian, disamping keindependenan dalam mengatur kebijakan moneter, BoE masih tergantung pada bagian treasury untuk mencapai target inflasi.

Monetary Policy Committee (MPC): Komite BoE tersebut bertanggung jawab terhadap pengambilan keputusan interest rate. Komite ini terdiri dari:

Pejabat Posisi
Mr.Mervyn King Central Bank Governor
Ms. Rachel Lomax Deputy Governor
Sir. John gieve Deputy Governor
Mr. Andrew Bailey Executive Director
Prof. Charles bean Executive Director
Mr. John Footman Executive Director
Mr.Nigel Jenkinson Executive Director
Mr. Paul Tucker Executive Director


Interest Rates: Interest rate bank sentral adalah minimum rate pinjaman (rate dasar), yang digunakan untuk mengirim signal jelas terhadap perubahan kebijakan moneter yang diumumkan pada Minggu pertama setiap bulan. Perubahan terhadap rate dasar tersebut biasanya berdampak besar terhadap cable/ sterling. BoE juga mengatur kebijakan moneter melalui operasi pasar (daily market operations) dengan membeli bills pemerintah dari discount houses (khususnya lembaga yang memperdagangkan instrumen money market).

Gilts: Bond pemerintah biasanya disebut gilt-edged securities. Perbedaan selisih (Perbedaan dalam yield) antara yield gilts 10 tahun pemerintah Inggris dengan 10 tahun treasury note Amerika biasanya berdampak terhadap exchange rate. Sama halnya dengan perbedaan selisih antara gilts dan bund Jerman.

3-bulan deposit Eurosterling: Interest rate 3-bulan Sterling deposit yang ada di bank-bank diluar Ingris, dapat dijadikan sebagai indicator untuk menentukan interest rate differential yang berpengaruh terhadap exchange rate. Sebagai contoh GBP/USD. Semakin tinggi interest rate differential deposit eurodollar dengan eurosterling, maka semakin tinggi kemungkinan GBP/USD mengalami kejatuhan.

Treasury: Wewenang Treasury dalam mengatur kebijakan moneter sudah dihilangkan sejak tahun 1997 dan digantikan dengan BoE. Walaupun demikian peran Treasury masih berhubungan dengan pengaturan/ penentuan target inflasi yang harus dicapai oleh BoE dan masih membuat perjanjian-perjanjian kunci dalam bank sentral. Gordon Brown: Chancellor of the Exchequer (Head of Treasury).

Sterling dan keanggotaan European Monetary Unit (EMU): Perdana menteri Inggris, Tony Blair sering mempengaruhi pasar ketika ia membuat pernyataan tentang kemungkinan Sterling bergabung bersama Euro. Dalam usaha penggabungan tersebut, interest rate UK harus diturunkan sesuai dengan level Eurozone. Jika rakyat Inggris melakukan voting untuk mengadopsi Euro sebagai mata uangnya (yang diperkirakan akhir tahun 2001), Sterling akan diturunkan terhadap Euro, agar nilainya cukup menguntungkan bagi kalangan industri Inggris. Sehingga, setiap signal (pidato, keputusan dan polling) yang diindikasikan untuk mendekatkan UK dengan Euro dapat berpengaruh untuk menurunkan Sterling.

Data Economic:

Item data ekonomi yang paling penting yang dirilis di UK adalah; Claimant unemployment (jumlah angkatan kerja yang tidak mendapatkan pekerjaan); claimant unemployment rate; average earnings; RPI-X; retail sales; PPI; industrial production; GDP growth; purchasing managers; surveys (manufacturing dan services); money supply (M4); balance of payments dan housing prices.

3-bulan Eurosterling Futures Contract (short sterling): Kontrak tersebut menggambarkan harapan pasar akan 3-bulan euro sterling di masa datang. Perbedaan antara 3-bulan futures contracts eurodollar dan eurosterling deposit adalah variable yang penting untuk menentukan perkiraan GBP/USD.

FTSE-100: Top stock index di Inggris. Tidak seperti US atau Jepang, stock index utama Inggris hanya mempunyai pengaruh sedikit terhadap currency. Walaupun demikian, FTSE-100 dan the Dow Jones Industrial Index masih mempunyai hubungan positif yang sangat kuat dan berpengaruh terhadap pasar gobal.

Pengaruh Cross Rate: GBP/USD kadang-kadang dapat dipengaruhi oleh pergerakan cross exchange rate (non-dollar exchange rates) seperti EUR/GBP. Kenaikan EUR/GBP (penurunan Sterling) – yang dipicu oleh kuatnya perkiraan bergabungnya UK dengan Euro – dapat mendorong penurunan GBP/USD (cable). Sebaliknya, adanya laporan yang mengindikasikan bahwa UK mungkin tidak jadi bergabung dengan currency tunggal tersebut, dapat menurunkan cross rate EUR/GBP, dan menaikkan cable.

Selamat trading forex di Marketiva

Faktor Yang Mempengaruhi EUR/USD

Ke 12 negara yang telah bergabung bersama euro adalah: Jerman, Francis, Italia, Spanyol, Belanda, Belgia, Austria, Finlandia, Portugis, Irlandia, Luxembourg dan Yunani.

European Central Bank: Mengontrol kebijakan moneter untuk kawasan Euro. Jajaran pengambil keputusan merupakan perwakilan yang terdiri dari pejabat gubernur bank sentral masing-masing negara.

Jabatan yang ada di European Central Bank adalah, presiden dan wakil presiden beserta empat orang anggota. Berikut detailnya;

Pejabat Posisi Negara asal
Jean – Claude trichet ECB President France
Lucas D. papademos Vice President Yunani
Lorenzo bini smaghi Board Member Italia
Jose manuel gonzales paramo Board Member Spanyol
Jurgen stark Board Member Jerman
Gertrude tumpel - gugerell Board Member Austria

Gubenur Bank Sentral terpilih masing-masing negara;
• Guy Quaden, Governor, Nationale Bank van België / Banque Nationale de Belgique
• Zdeněk Tůma, Governor, Česká národní banka
• Nils Bernstein, Governor, Danmarks Nationalbank
• Axel A. Weber, President, Deutsche Bundesbank
• Andres Lipstok, Governor, Eesti Pank
• Nicholas C. Garganas, Governor, Bank of Greece
• Miguel Ángel Fernández Ordóñez, Governor, Banco de España
• Christian Noyer, Governor, Banque de France
• John Hurley, Governor, Central Bank and Financial Services Authority of Ireland
• Mario Draghi, Governor, Banca d'Italia
• Christodoulos Christodoulou, Governor, Central Bank of Cyprus
• Ilmārs Rimšēvičs, Governor, Latvijas Banka
• Reinoldijus Šarkinas, Chairman of the Board, Lietuvos bankas
• Yves Mersch, Governor, Banque centrale du Luxembourg
• Zsigmond Járai, President, Magyar Nemzeti Bank
• Michael C Bonello, Governor, Central Bank of Malta
• Nout Wellink, President, De Nederlandsche Bank
• Klaus Liebscher, Governor, Oesterreichische Nationalbank
• Leszek Balcerowicz, President, Narodowy Bank Polski
• Vítor Manuel Ribeiro Constâncio, Governor, Banco de Portugal
• Mitja Gaspari, Governor, Banka Slovenije
• Ivan Šramko, Governor, Národná banka Slovenska
• Erkki Liikanen, Governor, Suomen Pankki - Finlands Bank
• Stefan Ingves, Governor, Sveriges Riksbank
• Mervyn King, Governor, Bank of England

Target Kebijakan ECB: ECB bertujuan untuk menciptakan stabilitas harga. Untuk menjaga stabilitas tersebut, European Central Bank menggunakan 2 pilar utama kebijakan moneter.

Memperkirakan perkembangan dan resiko dari terciptanya stabilitas harga. Stabilitas harga diterjemahkan sebagai kenaikan dari Harmonized Index of Consumer Prices (HICP) dibawah 2%. Data tersebut dapat digunakan sebagai indicator dan perkiraan untuk mengenali ancaman jangka menegah terhadap stabilitas harga.

Pilar kedua adalah pertumbuhan moneter yang diukur dengan peningkatan M3, yang diharapkan sesuai dengan ukuran referensi yang ada, yaitu sebesar 4,5% pertumbuhan tahunan.

European Central Bank melakukan pertemuan rutin setiap hari Kamis untuk mengumumkan keputusan tentang interest rate yang diambil. Pada pertemuan pertama dalam setiap bulan European Central Bank melakukan konferensi pers untuk menjelaskan pandangannya akan kebijakan moneter dan keadaan ekonomi secara keseluruhan.
Interest Rates: Refinancing rate dari European Central Bank adalah kunci suku bunga perbankan yang akan digunakan untuk mengelola liquiditas.

3-bulan Eurodeposit (Euribor): Interest rate dalam 3-bulan Euribor, yang disimpan di bank-bank diluar Eurozone. Euribor dapat digunakan sebagai tolok ukur yang berarti untuk menentukan interest rate differential untuk membantu memperkirakan exchange rates. Sebagai contoh semakin tinggi interest rate differential dalam membantu euribor terhadap eurodollar deposit, maka semakin tinggi kemungkinan EUR/USD mengalami kenaikan. Kadangkala, hubungan ini juga tidak berjalan dengan baik karena adanya factor lain.

10-Tahun Government Bonds: Hal lain yang bisa mengendalikan pergerakan EUR/USD adalah perbedaan interest rate antara Amerika dan Eurozone. 10-tahun Bund Jerman biasanya digunakan sebagai indicator. Ketika rate 10-tahun Bund berada dibawah 10-tahun note Amerika, dan semakin sempitnya perbedaan area tersebut (seperti naiknya yield Jerman atau turunnya yield Amerika atau keduanya) secara teori dapat menolong penguatan EUR/USD. Melebarnya area tersebut dapat berdampak sebaliknya. Jadi perbedaan 10-tahun US note - Jerman bund sangat pantas untuk diwaspadai. Trend dalam pergerakan ini biasanya lebih penting dari pada nilai tetap yang ditetapkan pemerintah (absolute value).

Negara Menteri Keuangan
Jerman Peer steinbruck
Francis Thierry Breton
Italia Tommaso padoa-schioppa

Data Ekonomi : Data ekonomi yang paling penting untuk diawasi adalah data dari Jerman. Data kuncinya biasanya GDP, Inflasi (CPI dan HICP), Industrial Production, dan Unemployment. Data dari Jerman yang paling umum dianggap sebagai kunci adalah IFO survey, yang berisi tentang indicator dari business confidence. Data penting lain adalah budget deficit dari masing-masing negara pendukung Euro, yang menurut stabilitas dan perjanjian pertumbuhannya harus bisa dipertahankan dibawah area 3% dari GDP. Setiap negara juga mempunyai target untuk mengurangi budget defisitnya masing-masing, dan jika terjadi kegagalan untuk memenuhi target tersebut, maka akan berdampak tidak baik bagi Euro.

Dampak Cross Rate: EUR/USD terkadang dipengaruhi oleh pergerakan cross exchange rate seperti EUR/ JPY.

3-bulan Euro Futures Contract (Euribor): Kontrak tersebut menggambarkan perkiraan pasar akan 3-bulan euro-Euro deposits (euribor) di masa depan. Perbedaan antara futures contracts dalam 3-bulan cash eurodollar dan dalam euro-Euro deposit merpakan variable penting untuk memperkirakan EUR/USD.

Indikator lain: Ada korelasi negatif yang sangat kuat antara EUR/USD dan USD/CHF, yang menggambarkan korelasi positif antara Swiss Franc dengan Euro. Hubungan ini terjadi dikarenakan Ekonomi Swiss sangat tergantung pada perekonomian kawasan Eropa. Dalam banyak kasus kejatuhan EUR/USD biasanya diikuti oleh kenaikan USD/CHF, begitu juga kebalikannya. Kecuali jika ada perbedaan data yang cukup signifikan dan pengaruh EUR/CHF.
Faktor Politik: Seperti yang terjadi di semua exchange rate, EUR/USD dapat sangat dipengaruhi oleh instabilitas politik, seperti adanya ancaman terhadap koalisi antara Jerman, Italia dan Francis. Instabilitas politik atau keuangan di Russia juga sebagai lampu merah untuk EUR/USD, sebab investasi Jerman yang sangat besar ada di Russia.

Selamat belajar forex di Marketiva.

Faktor Yang Mempengaruhi USD/JPY

Ministry of Finance: MoF adalah institusi politik dan moneter yang terpenting di jepang. Ia mampu memberikan arah pergerakan pasar, perannya terhadap pasar lebih besar dari menteri keuangan yang ada di Amerika, Inggris dan Jerman. Pejabat MoF sering membuat pernyataan tentang keadaan ekonomi yang mempunyai hubungan erat dengan Yen. Penyataan tersebut termasuk verbal intervention yang berisi kesenangan atau ketidaksenangan terhadap penguatan atau pelemahanYen. Pejabat penting yang paling berpengaruh terhadap pasar adalah:

Pejabat Posisi
Sadakazu Tanigaki Finance Minister
Haruhiko Kuroda Vice-Minister for International Affairs
Zembei Mizoguchi Head of MoF’s International Bureau
Eisuke Sakakibara Former Vice-Minister of International Affairs
Toshihiko Fukui BoJ Governor
Kaoru yosano Head of Economic and Fiscal Policy Agency
Taro aso Minister of International Trade and Industry
Osamu Watanabe Vice-Minister of International Trade and Industry

“Eisuke Sakakibara” juga dikenal dengan Mr. Yen, karena kemampuannya untuk meggerakkan pasar dengan pernyataan-pernyataannya, walaupun Haruhiko Kuroda telah menggantikan posisinya, ia tetap masih datang dan memberikan pernyataan yang bisa menggerakan pasar.

Bank of Japan (BoJ). Tahun 1998, Jepang telah membiarkan Bank sentralnya (BoJ) beroperasi sendiri (Independen) tanpa campur tangan pihak pemerintah (MoF) dan menyerahkan pengawasan penuh terhadap jalannya kebijakan moneter, sementara MoF hanya berhubungan dalam tugasnya untuk membuat kebijakan moneter.

Interest Rates: Overnight Call Rate adalah kunci suku bunga jangka pendek interbank. Call rate diawasi oleh BoJ melalui operasi pasar terbuka (open market operations) yang didisain untuk mengatur liquiditas. BoJ menggunakan call rate untuk memberikan signal terhadap perubahan kebijakan moneter yang berpengaruh terhadap currency.

Japanese Government Bonds (JGBs): BoJ membeli 10 dan 20-tahun JGB setiap bulan untuk mengucurkan liquiditas kedalam system moneter. Angka index 10-tahun JGB dapat digunakan sebagai indicator kunci untuk menentukan long-term interest rates. Perbedaan antara 10-tahun JGB dengan US 10-year treasury notes, adalah kendali penting terhadap pergerakan harga USD/JPY. Turunnya JGBs (JGB yield naik) biasanya mendorong pergerakan Yen.

Economic and Fiscal Policy Agency: Secara resmi menggantikan kekuatan Economic Planning Agency (EPA) pada tanggal 6 Januari, 2001. Agen pemerintah ini bertanggung jawab untuk merumuskan program rencana program ekonomi dan mengkoordinir kebijakan ekonomi termasuk, employment, international trade dan foreign exchange.

Taro Aso ditunjuk pada Januari 2001 menggantikan Fukushiro Nukaga.

Ministry of International Trade and Industry (MITI): Institusi pemerintah yang bertujuan untuk mendukung kepentingan industri Jepang dan menyokong kemampuan bersaing di perusahaan Jepang di pasar Global. Kemampuan MITI tidak lagi sekuat tahun 1980-an dan permulaan 1990-an, ketika hubungan perdagangan Amerika-Jepang masih sebagai topik panas di FX market.

Economic Data: Item data yang paling penting di Jepang adalah; GDP, Tankan survey (business sentiment dan expectations survey yang dirilis per quartal); international trade; unemployment; industrial production dan money supply (M2+CD).

Nikkei-225: Sebagai leading stock index di Jepang. Pelemahan Yen biasanya mengangkat harga saham perusahaan yang berorientasi ekspor, yang cenderung dapat mengangkat keseluruhan stock index di Jepang. Hubungan Nikkei-yen kadang kala terbalik, ketika pasar index mengalami penguatan terkadang cenderung menguatkan Yen (menurunkan USD/JPY).

Dampak Cross Rate: USD/JPY exchange rate hampir selalu dipengaruhi oleh pergerakan cross exchange rates (non-dollar exchange rates) seperti EUR/JPY or EUR/USD. Pengaruh bisa sangat kuat, bahkan mencapai lebih dari 50%. Biasanya pergerakan cross exchange rates jika terjadi sentimen baik atau buruk antara Jepang dan Euro zone.

Mari belajar forex trading di Marketiva.

Krisis Keuangan Global

Sistem kapitalisme global kembali menemui konteks falsifikasinya (pencarian kelemahan-red) saat ini. Ekonomi global kembali terguncang. Nilai tukar berbagai mata uang rontok dalam sekejap. Banyak pihak memperkirakan, kalau sejumlah penerima pinjaman bank bahkan akan bunuh diri karena tak mampu mengembalikan bunganya.
Bank-bank panik, banyak nasabah menarik dana besar-besaran. Pemerintah berbagai negara sibuk mencari jalan agar sektor perbankan tak bangkrut. Pertumbuhan ekonomi global bakal melambat. Periode booming dalam ilmu ekonomi sepertinya sudah berakhir dan sekarang menuju ke busted. Pertumbuhan lapangan kerja semakin sulit. Pencari kerja menumpuk, tak peduli lulusan dari sekolah manapun. Laju masyarakat miskin bisa lebih cepat dari deret ukur. Persoalan kelaparan dan gizi buruk bakal terjadi di mana-mana.

Falsifikasi sistem kapitalisme global bukan baru sekali atau dua kali terjadi. Sebaliknya, sejak sistem tersebut muncul, konteks falsifikasi selalu ada. Namun, sering diabaikan terutama oleh karena kuatnya dukungan liberalisme pasar. Falsifikasi terdekat dan besar terjadi tahun 1997, krisis keuangan yang melanda negara-negara Asia yang dampaknya masih ada hingga saat ini. Bermula dari Thailand dan dengan cepat merambat ke negara-negara Asia lainnya, hingga Eropa Timur dan Amerika Latin.

Jika tahun 1997, krisis bermula dari negara periferi (dunia ketiga) dan menghajar sebagian negara kelas dua, sebaliknya sekarang justru berawal dari pusat sistem itu sendiri, Amerika Serikat dan Eropa. Perusahaan sekelas Merryl Lynch, Goldman Sachs, Northern Rock,UBS, Mitsubishi UFJ di AS harus gulung tikar. Pertanyaannya, ada apa dengan sistem kapitalisme global yang berjalan di pusatnya sendiri?

Presiden Bush dengan kekuatan teknologi alat-alat perangnya memang mampu mendeteksi keberadaan Presiden Irak Sadam Hussein dan mengisolasi Presiden Kuba Fidel Castro hingga tak bisa keluar dari negaranya. Namun, Bush dengan sejumlah peralatan canggihnya itu, tak mampu menangkap apa keinginan sistem kapitalisme global.
Bagaimanapun sistem kapitalisme bagai bidadari yang dibenci tetapi sekaligus sangat dicintai oleh siapa saja. Negara periferi yang kerap jadi korbannya sekalipun masih menganggapnya sebagai sistem terbaik. Ia tetap dianggap paling baik dari sejumlah pilihan sistem ekonomi dunia yang ada saat ini.

Menurut pialang kondang George Soros, sistem kapitalisme global sama halnya dengan sistem demokrasi perwakilan. Bahwa kemudian ada cacat yang melekat di dalamnya, itu sebuah konsekuensi yang harus disadari sejak awal.

Kesadaran itu muncul karena tidak ada negara yang terpisah dari negara lainnya saat ini. Sistem kapitalis merupakan rangka penggabung negara-negara saat ini. Semua negara karena pasar global saling tergantung satu dengan yang lain. Karena itu, konteks falsifikasi sistem kapitalisme global saat ini bisa jadi momentum perbaikan. Secara teoritis-epistemologis krisis keuangan ekonomi AS dan Eropa saat ini adalah penguatan kembali atau koroborasi atas sistem itu. Tak mungkin sistem itu dibuang, tetapi yang dilakukan adalah menyadari kelemahannya untuk kemudian diperbaiki lagi.

Jadi, sistem kapitalisme global memang pahit dan getir. Menggerus dan menguras yang lemah. Tetapi, tetap dicintai karena kita membutuhkannya.
Krisis yang timbul karenanya bukan untuk memaksa sistem dienyahkan tetapi yang bakal terjadi adalah penguatan. Seperti apa hasil penguatan saat ini, tentu masih harus menunggu momen falsifikasi berikutnya.


Ingin trading forex di broker forex terbaik? Silahkan lihat di Marketiva
 

DAFTAR AGEA

Cara Cepat Trading AGEA


1. Daftar di AGEA
2. Verifikasi Data Diri = Scan KTP
3. Download Streamster AGEA
4. Daftar Fasapay
5. Login Marketiva dengan Streamster
6. Anda sudah dapat Trading Forex Marketiva!!

Popular Posts